Purbaya menilai bahwa proyek strategis nasional seharusnya mendapatkan pengawasan menyeluruh dari pemerintah, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pasca-operasi. Namun, dalam praktiknya, ia melihat masih ada celah dalam sistem monitoring yang menyebabkan kurangnya transparansi dalam pengelolaan proyek.
“Pengawasan yang lemah bisa berdampak pada kualitas proyek dan kepercayaan publik. Ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga bagaimana tata kelola dijalankan dengan baik,” ujarnya dalam sebuah diskusi publik.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan lembaga independen dalam mengawasi proyek-proyek besar tersebut. Hal ini dinilai dapat membantu memastikan bahwa setiap tahapan berjalan sesuai standar serta meminimalisir potensi penyimpangan.
Di sisi lain, pemerintah sebelumnya menyatakan bahwa proyek Whoosh dan LRT merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Kedua proyek ini juga diharapkan dapat mengurangi kemacetan serta meningkatkan efisiensi transportasi di kawasan perkotaan.
Meski demikian, Purbaya menekankan bahwa keberhasilan proyek tidak hanya diukur dari penyelesaiannya, tetapi juga dari keberlanjutan dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk memperkuat sistem pengawasan agar proyek-proyek strategis dapat memberikan hasil yang maksimal dan akuntabel.
Identitas Bpk.Purbaya Yudhi Sadewa : https://andreamillerhair.com/